Berat Dapat Dimakan (BDD)
BDD
Berat dapat dimakan (BDD) adalah
persentase dari bagian bahan makanan yang masuk ke dalam mulut atau yang dapat
dimakan, sementara bagian yang tak lazim dimakan akan dibuang atau tidak
dimakan (Sandjaja 2009). BDD berfungsi untuk menaksir jumlah bahan pangan ke
dalam gram, selain itu digunakan untuk mengetahui metode survei konsumsi untuk
mengetahui berat sebuah pangan. Bahan yang dapat dimakan (BDD) adalah kadar zat
gizi yang disajikan per 100 gram bagian yang dapat dimakan. Tidak semua bagian
buah dan sayur dapat dikonsumsi. Hal ini dikarenakan mayoritas buah dan sayur
memiliki kulit dan biji yang tidak bisa dikonsumsi. Menurut Muchtadi et al. (2013) perlu adanya perhitungan
bagian yang dapat dimakan dan yang tidak dapat dimakan dari suatu bahan pangan.
Penghitungan BDD sangat penting karena dengan informasi BDD ini dapat
ditentukan kandungan energi, protein, karbohidrat dan instrumen gizi lainnya.
Damayanthi et al. (2014) menunjukkan
cara menghitung BDD dengan rumus:
Damayanthi
et al. 2014. Buku Pegangan Ilmu Gizi Dasar. Bogor (ID) : IPB Press
Muchtadi TR, Sugiyono, Ayustaningwarno F. 2013. Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Bandung (ID): Alfabeta.
Sandjaja,
Atmarita. 2009. Kamus Gizi Pelengkap Kesehatan Keluarga. Gramedia: Jakarta
Comments
Post a Comment